DTM 24 – Menjadi Haji Tanpa Berhaji

Rp 75.000,-
Penulis : Agus Mustofa

Ratusan ribu jamaah haji Indonesia pergi ke tanah suci setiap tahunnya. Sudahkah mereka bertambah taat, sabar, ikhlas dan suka berkorban untuk kepentingan yg lebih besar seperti keluarga Nabi Ibrahim? Sudahkah mereka memberikan manfaat buat sekitarnya? Kalau belum, berarti haji mereka tak memperoleh apa-apa. Sementara itu, 99% umat Islam di Indonesia tak mampu pergi ke tanah suci, tetapi di antara mereka banyak yang memperoleh makna hajinya di sini. Siapakah yang telah menjadi haji dalam arti yang sesungguhnya? Ikutilah diskusi kontroversialnya di buku ini.

Dan sempurnakanlah Ibadah Haji dan Umroh karena Allah semata..” (QS Al Baqarah 2 : 196)


Ketika renungan Arafahku
sekedar menjadi lamunan kosong tanpa makna

Ketika lempar jumrahku
tak lagi mampu mengusir setan-setan
yang bersemayam dalam jiwa

Ketika Thawafku
hanya berputar-putar mengelilingi batu hitam
yang malah memberhala

Dan ketika Sa’iku
tak lebih hanya berlari-larian
antara Shafa dan Marwa
tanpa mengerti maksudnya

Maka apalah arti hajiku?
Tak ada hikmah yang kuperoleh
yang bisa membawaku menuju kesadaran universal
Berserah diri sepenuh-penuhnnya
hanya kepada Sang Penguasa Segala

Sementara mereka yang tak kesana
ternyata telah bertemu Allah
dalam seluruh pengorbanannya yang sempurna

Agus Mustofa

Leave a Reply